Mengejar Layangan Putus Hingga ke Persawahan

WARTAKOTA.NET – Warga masyarakat yang ada di kawasan Martapur Timur, Kabupaten Banjar punya kebiasaan unik. Setiap sorenya, mereka beramai-ramai mendatangi areal persawahan yang ada di sana. Bukan untuk bercocok tanam atau memanen padi, melainkan untuk menunggu layangan putus dan kemudian mengejarnya.

Kebiasaan mengejar layangan putus itu sudah berjalan hampir satu bulan ini. Tak hanya anak-anak, para orang dewasa pun turut serta dalam aktivitas itu.

Biasanya, para warga mulai mendatangi sawah-sawah itu mulai dari pukul 16.00 WITA sampai menjelang maghrib. Hal ini tentu saja menjadi hiburan tersendiri bagi warga setempat.

“Rame aja sih, sekalian olahraga, kan lari-larian mengejarnya,” ujar Ahmad, Warga Desa Keramat Baru, Kamis (10/9/20).

Di sisi lain, ternyata kebiasaan mengejar layangan putus di areal persawahan ini membuat khawatir para petani di sana, salah satunya Rahmat. Ia khawatir padi yang masih hijau akan terinjak-injak oleh warga yang mengejar layangan hingga menyebabkan batang-batang padi menjadi patah.

“Kalau sore saya hanya menjaga saja, takutnya ada yang sampai nginjak padi saya,” ujar petani, Rahmat.

Meski khawatir, Rahmat merasa dirinya tak bisa melarang warga yang sedang asik mengejar layangan putus. Walaupun harus berteriak untuk memberikan teguran lanjut Rahmat, mereka (para warga) tidak akan berhenti berlari jika layanan yang dikejar sudah sangat dekat.

“Paling kita tegur saja, dan saya benarkan lagi jika ada padi saya yang keinjak, sebelum jadi patah atau layu,” ungkapnya. (sai/dm)

What do you think?

Tinggalkan Balasan

Makam Tua di Tanjung Rema, Disbudpar Banjar: Direncanakan Jadi Cagar Budaya

Haji Martinus Datang, Warga Senang