Anggota Dewan Minta Rumah Sakit Ditutup Sementara

WARTAKOTA.NET – Sebanyak 18 orang tenaga medis yang bertugas di Rumah Sakit Ratu Zalecha Martapura, terpaksa harus melakukan isolasi/karantina mandiri di rumah masing-masing.

Hal ini dikarenakan ke 18 orang tenaga medis tersebut positif terpapar virus corona atau Covid-19.

Tingginya angka tenaga medis yang terpapar virus corona, mendapat perhatian anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banjar, H Gusti Abdurrahman.

Menurutnya, jika angka tenaga medis yang terpapar virus corona meningkat, ia menyarankan pelayanan di Rumah Sakit Ratu Zalecha ditutup untuk sementara.

“Jika dipaksakan tetap buka, takutnya pelayanan tidak maksimal. Dan dikhawatirkan menjadi trauma bagi masyarakat yang ingin berobat ke rumah sakit,” ucapnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar dr. Diauddin saat dikonfirmasi mengatakan, selain tenaga medis di Rumah Sakit Ratu Zalecha, dibeberapa puskesmas di Kabupaten Banjar juga ada tenaga medis yang terpapar virus corona.

“Untuk penutupan mungkin tidak dulu, dalam waktu dekat pihak rumah sakit akan melakukan rapat agar pelayanan tetap optimal. Dan kemungkinan akan ada satu ruangan yang dikosongkan, misalkan ruang paru,” katanya.

Diauddin menyampaikan, semua tenaga medis yang saat ini dinyatakan terpapar virus corona, melakukan isolasi mandiri di rumah mereka masing-masing.

“Tidak ada yang dirawat, semuanya sehat-sehat saja dan hanya melakukan isolasi mandiri di rumah mereka,” ungkapnya.

Diketahui hingga kini jumlah pasien terpapar Covid-19 diwilayah Kabupaten Banjar telah mencapai 373 orang. (sai)

What do you think?

‘Teman Bus’ Siap Layani Warga Solo

Tak Pernah Dukung Paslon, Warga Komplain ke KPU