Gugus Tugas: Bukan Hanya Masjid, Kafe Pun Dilarang Mengumpulkan Orang Banyak

WARTAKOTA.NET – Di tengah pandemi covid-19 di wilayah Kabupaten Banjar, masih banyak masyarakat yang saat ini tidak mematuhi imbauan pemerintah mengenai larangan adanya perkumpulan orang banyak.

Tidak hanya di masjid-masjid saat pelaksanaan salat jumat, tapi perkumpulan orang banyak juga terjadi di kafe-kafe, hajatan, konser musik, dan pasar tradisional.

Seperti informasi yang didapat wartakota.net, perkumpulan orang banyak terjadi di salah satu kafe yang berada di wilayah Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar. Bahkan perkumpulan orang dengan jumlah banyak di kafe tersebut berlangsung hingga larut malam.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Bencana Non Alam Dr. Diauddin saat dikonfirmasi mengatakan, imbauan yang dikeluarkan oleh pemerintah mengenai larangan berkumpulnya orang banyak tidak hanya ditujukan untuk masjid-masjid, tapi juga menyasar ke semuanya.

“Intinya tidak ada perbedaan warna yang ditangani itu, bukan masjidnya tapi perkumpulan orang banyaknya itu dimana pun sama. Masjid, pasar, hajatan, konser music bahkan kafe-kafe,” ujar Diauddin Minggu (11/4/20).

“Jadi mohon informasinya kalau misalnya ada kumpulan orang banyak yang mungkin masih berjalan di wilayah Kabupaten Banjar, kita akan lakukan sosialisasi bersama tim keamanan,” tambahnya.,

Sementara Dandin 1006/Martapura Letkol Arm Siswo Budiarto menambahkan, selama ini pihaknya selalu rutin melakukan patroli gabungan, guna menertibkan jika ada perkumpulan orang dengan jumlah banyak. Namun karena luasnya wilayah Kabupaten Banjar, sehingga tidak bisa dicakup dalam sekali kegiatan.

“Bukan hanya fokus ke masjid, tapi kita juga sudah mensosialisasikankan ke pasar-pasar. Nanti akan kami koordinasikan untuk gugus tugas, keamanan, dan penegakan hukum untuk bisa memperhatikan hal ini,” terang Letkol Arm Siswo Budiarto.

Salah satu kafe di Kecamatan Kertak Hanyar yang Masih Buka Hingga Larut Malam dan Ramai Dikunjungi Pembeli. Foto – Tim

Dikatakannya, jika masyarakat sudah menyadari ini bukanlah suatu larangan, imbauan agar tidak terjadi perkumpulan-perkumpulan ini tidak hanya di masjid tapi di tempat lainnya juga.

“Pokoknya berkumpulnya massa di semua tempat sudah kita lakukan imbauan, seperti tempat wisata, itu semuanya sudah kita imbau, sudah kita laksanakan,” tukasnya.

Saat ini menurutnya Memang yang tampak adalah masjid, karena itu berkaitan untuk kegiatan agama, sehingga ia tekankan bukan hanya masjid yang menjadi fokus kita untuk meniadakan perkumpulan orang banyak.

Sementara itu Sekda Banjar HM. Hilman mengatakan bahwa hendaknya semua pihak turut serta atau bekerjasama, dalam upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Kabupaten Banjar.

“Kita juga meminta kepada masyarakat untuk turut serta dalam mensosialisasikan agar tidak adanya kegiatan yang mengumpulkan orang banyak, guna mencegah wabah ini menjadi semakin besar di wilayah kita,” ujar Hilman.

“Pemerintah juga akan terus berupaya semaksimal mungkin dalam melakukan pencegahan penyebaran virus corona ini,” tutupnya.(Sai)

What do you think?

Tinggalkan Balasan

Satpam Masjid Positif Corona, Marbot Dan Keluarga Diisolasi

Dewan Minta Awak Media Lebih Diperhatikan Pemkab