Lapas Perempuan Kelas IA Bebaskan 16 Warga Binaannya

WARTAKOTA.NET – Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 10 Tahun 2020 dan Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor: M.HH-19.KP.01.04.04 Tahun 2020 mengeluarkan dan membebaskan narapidana dan anak melalui asimilasi dan integrase, dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran covid-19.

Kepala Lapas Perempuan Kelas 1 Martapura Yunengsih mengatakan, berdasarkan surat keputusan Mentri Hukum dan HAM ini, maka pihaknya membebaskan sebanyak 16 warga binaannya, Kamis (02/04/2020)

“Total ada 400 lebih narapidana yang ada di Lapas kita ini, hari ini 16 warga binaan yang kita keluarkan. Dan ini tahap pertama, kemungkinan ada sekitar 50 warga binaan yang nanti akan bebas,” ucapnya.

Dikatakan Yunengsih, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh warga binaan agar menjadi salah satu yang dibebaskan.

“Sebelumnya kami lakukan seleksi, dan paling lambat mereka akan dikeluarkan pada tanggal 7 April. Selain itu, narapidana yang dibebaskan merupakan mereka yang sudah menjalani masa hukuman 2/3 dari ketetapan hukuman dan juga bagi mereka yang memiliki masa hukuman di bawah 5 tahun,” jelasnya.

Ditambahkan Yunengsih, Kebebasan mereka ini yang dimaksud dengan asimilasi hanya berdiam diri di rumah saja, serta akan dilakukan pengawasan oleh pihak Lapas dan kejaksaan, pihaknya juga meminta pihak keluarga untuk saling memahami ikut melakukan pengawasan.

What do you think?

Tinggalkan Balasan

BPBD Banjar Utamakan Penyemprotan Disinfektan di Wilayah Terpapar Corona

IKM Kertak Hanyar Buat Masker Kain Sasirangan