Pulang Pisau Perketat Pintu Masuk Wilayah

WARTAKOTA.NET – Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau memperketat pintu masuk menuju wilayahnya terkait mewabahnya covid-19 diberbagai daerah. Kegiatan ini dilaksanakan terhitung sejak tanggal 1 Juni sampai 30 Juni 2020 mendatang.

Koordinator Lapangan (Korlap) Kegiatan, Muhammad Rizali mengatakan, pengetatan ini dilaksanakan untuk mengantisipasi dan mencegah penyebaran covid-19 atau virus corona.

Ketua Korlap PSBB Pulang Pisau, M. Rizali

Masih kata Rizali, antisipasi penyebaran covid-19 ini salah satunya dengan membatasi masyarakat yang hendak masuk ke Pulang Pisau.

“Mereka kita batasi dengan syarat-syarat tertentu, seperti kelengkapan KTP. Seandainya mereka itu orang kantor atau pedagang, mereka mempunyai surat tugas dan surat pelaksanaan pengantar barang,” ujar Rizali, Jum’at (5/6/20) malam.

Rizali juga mengungkapkan, dari beberapa syarat yang ditentukan, kelengkapan surat keterangan/dokumen hasil rapid test menjadi syarat yang cukup memberatkan bagi masyarakat.

“Karena rapid test itu dianggap masyarakat cukup beban. Tapi karena tanggung jawab (untuk melaksanakan tugas) dari pemerintah daerah, kita melaksanakan (pemeriksaan),” tukasnya.

Rizali menambahkan, jika ada warga dari Kapuas hendak menuju ke Palangka Raya dan seterusnya, maka dipersilakan untuk melanjutkan perjalanannya. Namun jika ada yang menuju/masuk ke Pulang Pisau, maka akan dilakukan pemeriksaan dengan menekankan syarat-syarat tertentu.

Di sisi lain beber Rizali, selama giat pemeriksaan, ada ditemukan sejumlah pengendara/warga yang suhu tubuhnya mencapai 37 – 38 derajat celcius.

“Mereka kita beri waktu sebentar, diberhentikan, siapa tahu kondisi suhu tinggi itu kondisi suhu di mobil. Kita beri 15 sampai 20 menit. Kalau tidak ada perubahan kita berikan alternatif, balik kanan kembali ke daerah asal atau mereka lanjutkan (perjalanan) dengan syarat dikarantina di Kabupaten Pulang Pisau selama 14 hari,” terangnya.

Masyarakat yang hendak masuk ke Pulang Pisau harus melalui tahap pemeriksaan terlebih dahulu.

Namun jika ada perubahan (suhu tubuh menurun) lanjut Rizali, maka pengendara/warga itu dipersilakan masuk ke Pulang Pisau dengan syarat data diri mereka dilaporkan ke kecamatan atau puskesmas dimana mereka tinggal.

“Data mereka kita ambil dan laporkan lagi supaya mereka di sana bisa dipantau melalui Puskesmas,” ucapnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat khususnya masyarakat Pulang Pisau, agar turut mensukseskan PSBB di kabupaten tetangga atau Kabupaten Kapuas ini dengan cara tetap bertahan di rumah, rajin mencuci tangan, dan tetap menjaga jarak di tempat umum (keramaian).

“Bagi yang melakukan perjalanan jauh dan sampai di tempat tujuan, kita anjurkan mandi sebelum bertemu keluarga,” tutupnya. (adp)

Dandim 1006 Martapura Kunjungi Najwa Ramadhan

Diduga Jadi Korban Perampokan, Remaja Ini Ditemukan Tewas dalam Kamar