2 Perkara Korupsi Banjar Disidangkan Secara Online

WARTAKOTA.NET – Meski saat ini wabah corona telah masuk ke wilayah Kabupaten Banjar, namun hal itu tak menghentikan jalannya kelanjutan penanganan perkara tindak pidana korupsi (Tipikor) di Kabupaten Banjar.

“Kemarin JPU kami juga sidang tipikor meski dilakukan secara daring (online),” ucap Kepala Kejari Banjar Muji Murtopo, SH., M.Hum, Kamis (9/4/20).

Bahkan dikatakan Muji Martopo, kemarin ada dua sidang tipikor yang dilaksanakan pihaknya. Pertama, perkara kasus korupsi pada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banjar tahun 2014 dengan terdakwa GT. Muh Ihsan Perdana.

“Kedua, perkara penyalahgunaan Alokasi Dana Desa Makmur, Kecamatan Gambut dengan terdakwa H. Muhammad Abdusysyahid (mantan kades Makmur),” ucapnya.

Diterangkan Muji, kedua terdakwa mengikuti sidang dari dalam Lapas di Banjarbaru. Agenda sidang dua perkara tipikor tersebut mendengarkan putusan hakim Pengadilan Tipikor Banjarmasin.

“Pada perkara tipikor di KPUD Banjar, JPU menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama enam tahun dan denda 200 juta rupiah subsider tiga bulan kurungan. Lalu, membayar uang pengganti sebesar 1.669.754.758 rupiah, subsider tiga tahun kurungan,” ungkapnya.

Namun dari tuntutan tersebut, hakim memutus terdakwa bersalah dengan pidana penjara selama satu tahun delapan bulan, dan denda Rp50 juta subsider satu bulan kurungan dan membayar uang pengganti (UP) sebesar Rp233.272.000 subsider dua bulan kurungan.

Sementara itu pada perkara tipikor penyalahggunaan Alokasi Dana Desa Makmur, terdakwa dituntut JPU selama 3 tahun 6 bulan penjara, denda Rp100 juta subsider satu bulan, membayar UP sebesar Rp439.116.221. Subsider satu tahun sembilan bulan.

“Terhadap kedua putusan tersebut, kita berpendapat pikir-pikir dulu,” tutupnya.

What do you think?

Tinggalkan Balasan

Bupati Banjar Bagikan Masker Kain Motif Sasirangan

Ditendang Korban, Begal Tertangkap Warga