Ketupat Kandangan menyuguhkan sensasi rasa unik dan menggugah selera

Bagi ‘urang’ Banjar, Hari Raya Tanpa Ketupat Kandangan, Hambar

WARTAKOTA.NET – Besok, 24 Mei 2020, di umumkan oleh pemerintah sebagai hari raya idul fitri, 1 Syawal 1441 Hiriyah.

Meskipun Idul Fitri tahun ini dibayangi oleh wabah Covid-19, namun hari kemenangan di antara wabah ini tidak mengurangi gairah umat muslim di Indonesia merayakannya.

Apalagi saat ini, oleh pemerintah, masyarakat di himbau untuk tidak mudik dulu. masyarakat pun akhirnya memilih untuk merayakannya di rumah saja, aneka hidangan pun tetap dipersiapkan.

Bagi ‘urang’ Banjar, yang selalu ada, adalah sajian ketupat kandangan yang melegenda. Kuliner ini seakan menjadi menu wajib saat hari raya idul fitri.

Ketupat Kandangan menyuguhkan sensasi rasa unik dan menggugah selera. Hidangan berkuah santan  ini cukup populer di kalangan pencinta kuliner Nusantara karena sensasi rasa gurihnya yang bisa bikin lidah bergoyang.

Ketupat Kandangan biasanya, disajikan dengan lauk ikan Haruan atau Gabus. Ikan Haruan, merupakan ikan yang belum banyak dibudidayakan dan hanya bisa diambil langsung dari alam, biasanya disajikan dengan bentuk haruan yang sudah dibakar / diasap.

Biasanya, di beberapa kedai atau warung, penjual juga akan menyediakan lauk lain, seperti ayam dan telur.

Namun, tentu saja yang paling maknyus ya menggunakan ikan haruan ini. Biasanya pedagang akan menawarkan kepada pembelinya untuk memilih bagian haruan yang mana, apakah bagian kepalanya, buntut, atau malah dagingnya.

Bagian kepala haruan paling banyak diminati, bahkan di beberapa tempat harganya sedikit lebih mahal dibanding ketika kita memilih dagingnya.

Jangan lupakan sambalnya, karena buat beberapa orang, kenikmatan sesungguhnya terletak pada seberapa sedap sambalnya.

Sambal yang biasanya berupa sambal binjai dengan irisan jeruk nipis, atau setidaknya sambal acan ulek (sambal terasi), tinggal kita campurkan pada piring Ketupat Kandangan dan rasanya terasa sangat top markotop.

Cara makannya, menurut ‘urang’ Banjar, kalau makan ketupat kandangan pakai sendok atau garpu, itu belum afdol jadi ‘urang’ Banjar.

Karena biasanya, ‘urang’ Banjar menyantap Ketupat Kandangan hanya menggunakan tangan saja. Jadi, ketupat diremas-remas sehingga menjadi butiran seperti nasi, kemudian langsung dimakan.

‘Urang’ Banjar makan ketupat kandangan langsung menggunakan tangan tanpa sendok dan garpu

Memang, beras Banjar berbeda dengan daerah Jawa yang lebih pulen. Beras Banjar terasa lebih “karau” atau pera sehingga lebih mudah dihancurkan saat memakan ketupat tadi.

“Biasanya, hari raya idul fitri kita sekeluarga mudik ke Kandangan, keluarga disana pasti sudah mempersiapkan sajian Ketupat Kandangan, rasanya itu membuat kangen,” ucap Dony salah warga Martapura.

Namun karena lagi masa pandemi, mudik ungkap Dony, ia batalkan. Tetapi untuk Ketupat Kandangan tetap lanjut ujarnya.

“Ya kita bikinlah sendiri, bismillah,  meskipun rasanya mungkin tidak senikmat buatan ahli, yang penting bisa merasakan Ketupat Kandangan di hari raya,” terangnya sambil tersenyum.

Nah, bagi Anda yang tertarik membuat dan mencicipinya, wartakota.net  sajikan resep lengkap ketupat kandangan yang dirangkum dari berbagai sumber.

Bahan yang dipersiapkan

15 Kerongkong / wadah ketupat terbuat dari daun kelapa muda

Beras secukupnya,cuci,tiriskan
1/2 kg kelapa,peras
1 butir telur, kocok biasa aja

Ikan haruan(gabus) besar,potong kemudian diasap

Bumbu halus :
8 siung bawang merah,haluskan
3 siung bawang putih,haluskan
2 cm jahe,haluskan
3,5 cm kencur,haluskan
2 batang serai,haluskan
3 cm lengkuas,haluskan
6 bj kemiri,haluskan

Sambal :
10 cabe rawit,bisa ditambah
buah binjai (kalau tidak ada ganti dengan acan/terasi)
1-2 bawang merah di bakar
Garam secukupnya

Tahapan Pembuatan

  1. Masukan beras kedalam kerongkong ketupat, isian berasnya 3/4 ketupat.
  2. Rebus air hingga mendidih,kemudian masukan ketupat,masak  20 menit hingga kerongkong ketupat berubah warnanya dari hijau menjadi kuning kecoklatan,dan ketupat mengeras dan padat.
  3. Peras santan 1500 ml,campurkan bumbu halus,kocokan telur,ikan asap,garam,masak hingga mendidih sambil diaduk agar santan tidak pecah,tambahkan penyedap rasa (kalau ingin),dan tes rasa sesuai selera,matikan api
  4. Buat sambalnya, bakar bawang merah dan kupas,ulek cabe,garam,bawang merah bakar,sedikit buah binjai atau buah binjai diganti acan (terasi) ,dan tambahkan sedikit kuah santan nya.
  5. Ketupat kandangan pun siap di santap, jangan lupa, makannya pakai tangan langsung ya, biar afdol.

Selamat mencoba !!!