WKWKWKWK SUKASUKA SEDIHSEDIH MARAHMARAH OMGOMG WTFWTF

Catat, Ini Tanggal Rencana Pelaksanaan PSBB di Kota Banjarbaru

WARTAKOTA.NET – Wakil Walikota Banjarbaru H. Darmawan Jaya Setiawan memimpin Rapat Persiapan Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Banjarbaru, di Aula Gawi Sabarataan Banjarbaru, Selasa (12/5/20) malam tadi.

Rapat ini turut dihadiri Forkopimda Kota Banjarbaru selaku Satuan Gugus Tugas Covid-19 Kota Banjarbaru, serta SKPD terkait dalam Satuan Gugus Tugas Covid-19 Kota Banjarbaru.

Wakil Walikota Banjarbaru H. Darmawan Jaya Setiawan menyampaikan, sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) Provinsi Kalimantan Selatan, maka pelaksanaan PSBB Banjarbakula yang meliputi Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, dan Kabupaten Barito Kuala (Batola) direncanakan pada hari Sabtu, 16 Mei 2020 pukul 00.01 WITA.

“Sebelum itu dilaksanakan, beberapa kesiapan seperti jaring pengaman sosial diserahkan sebelum pelaksanaan PSBB,” pinta Darmawan Jaya.

Rapat persiapan pelaksanaan PSBB di Aula Gawi Sabarataan Banjarbaru. Foto – Humas Bjb

Selain itu, Darmawan Jaya juga meminta agar disiapkan beberapa tempat/lokasi alternatif untuk karantina, sehingga jika ada ODP masuk melalui jalur Bandara Internasional Syamsudin Noor menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

“Dan kalau ada ODP masuk lewat jalur Kalteng tanggung jawab Gugus Tugas Kota,” ucapnya.

Dalam rapat ini H. Darmawan Jaya Setiawan dalam rapat itu juga menyampaikan bahwa rapat pemantapan pelaksanaan PSBB di Kota Banjarbaru akan dilaksanakan pada hari Kamis (14/5/20) besok.

“Rencananya dilanjutkan dengan sosialisasi PSBB kepada masyarakat melalui konvoi mengelilingi Kota Banjarbaru, medsos dan lainnya,” sebutnya.

Sementara itu, Ketua Satgas Pengamanan PSBB Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar yang juga menjabat sebagai Dandim 1006/Martapura, Letkol Arm Siswo Budiarto menyampaikan, pelaksanaan Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Gabungan Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru ada di tiga titik, yaitu SPBU Gubernur Soebardjo, batas kota, depan Q Mall Banjarbaru, dan di Persimpangan Indomaret Sungai Ulin.

“Khusus wilayah Kabupaten Banjar ada empat titik, yaitu wilayah Sungai Lulut di Simpang Empat Sungai Tabuk, Pal (Km) 7 depan Giant, Basirih, dan Jalan A Yani Pasar Astambul,” terang Letkol Arm Siswo Budiarto.

Sat Lantas Polres Banjarbaru bersama Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru beberapa waktu lalu meninjau titik yang akan dijadikan lokasi posko PSBB. Foto – Istimewa

Sedangkan untuk wilayah Banjarbaru lanjut Letkol Arm Siswo, terdiri dari empat titik, yakni SPBU Kilometer 17, U-Turn (rambu-rambu putar balik) Komplek Citra Grha, Persimpangan SPBU Landasan Ulin Selatan Jurusan Pelaihari, Simpang tiga Bangkal Cempaka, dan Jalan Karang Anyar Amaco.

Lebih lanjut Letkol Arm Siswo menjelaskan, bagi warga Banjarbaru yang bekerja di Kabupaten Banjar ataupun sebaliknya, harus membawa surat pengantar RT atau surat tugas dari kantor di tempat mereka bekerja.

“Warga tak bisa keluar masuk antara Banjarbaru dan Kabupaten Banjar semaunya, harus melalui pemeriksaan. Kalau alasannya jelas, diperbolehkan masuk. Tapi kalau tidak jelas akan kita suruh kembali,” tegasnya lagi.

Terkait banyaknya jalan kecil atau jalan tikus menuju Kabupaten Banjar dan Banjarbaru, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Gugus Tugas Kecamatan dan Kelurahan serta RT/RW agar bisa menjaga wilayahnya masing-masing, didampingi Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang ada di wilayah tersebut. (upk/dm)