Damkar Swasta Minim Perhatian

Ilustrasi petugas pemadam kebakaran berjuang memadamkan api yang membara. Foto - Pixabay

WARTAKOTA.NET – Satuan pemadam kebakaran swasta yang ada di Kabupaten Banjar menunggu perhatian pemerintah, karena saat ini belum ada bantuan khusus untuk satuan pemadam maupun anggotanya.

Koordinator Pemadam Kebakaran Swasta, Syarif menuturkan, semua pemadam kebakaran yang ada di Kabupaten Banjar hingga kini belum mendapat bantuan apapun dari pemerintah.

Padahal tambahnya, saat ini yang paling berperan dalam menanggulangi musibah kebakaran adalah pemadam swasta yang tergabung dalam buser.

“Dulu saat bupati sebelum ini, kami setiap unit pemadam kebakaran mendapatkan bantuan setiap tahunnya. Namun sejak 2016 kita tidak pernah lagi mendapat bantuan, jadi jika kita memperbaiki alat (pemadam kebakaran) itu menggunakan dana swadaya,” ujar Syarif kepada Wartakota.net, Rabu (17/6/20).

Ilustrasi petugas pemadam kebakaran berjuang memadamkan api yang membara. Foto – Pixabay

Bahkan beber Syarif,  Pemerintah Kabupaten Banjar pernah berjanji untuk memberikan asuransi kepada setiap anggota pemadam kebakaran. Namun janji tersebut ucap Syarif hingga kini belum juga terealisasi.

Sementara itu Ketua DPRD Kabupaten Banjar Muhammad  Rofiqi menuturkan, untuk tahun ini sangat tidak memungkinkan hal itu dilakukan oleh pihak pemerintah, lantaran di masa pandemi virus corona ini keuangan daerah terfokus untuk menanggulangi dan membantu masyarakat yang terdampak.

“Kita akan coba dorong pada tahun depan, tentu kita lihat dulu keuangan daerah. Karena saat ini semuanya hancur. Sementara kalau untuk asuransi, itu sangat kecil kemungkinan, karena kita tahu anggota pemadam ini sangat banyak jumlahnya,” ujar Rofiqi.

Ketua DPRD Kabupaten Banjar, M. Rofiqi.

Selain itu, Rofiqi juga mengimbau kepada semua anggota pemadaman, pada saat melakukan pemadaman api agar lebih mengutamakan keselamatan diri, terutama pada saat di jalan menuju lokasi kebakaran.

“Kalau saran saya, di tempat kita ini sangat banyak pemadam kebakaran, jadi lakukan saja per zona. Misalkan kebakaran di wilayah ini zona ini pemadamnya yang turun. Namun saya sangat mengapresiasi atas kesigapan mereka saat terjadi musibah kebakaran,” tutupnya. (sai)

Gangguan Jiwa dapat Bantuan dari Pemko Banjarbaru

Asuransi Petani Cair; Baru Rp 800 Juta