Dapat Sembako Gratis, Penjaja ‘Bunga Barenteng’ Ini Gembira

WARTAKOTA.NET – Nurmala, perempuan paruh baya asal Desa Bincau Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan ini, tak bisa menyembunyikan kegembiraannya saat relawan dari Sanggar Kamilau Intan Martapura tiba-tiba membagikan sembako gratis.

Sembako gratis itu Nurmala dapatkan kala ia menggelar dagangannya berupa bunga barenteng (aneka bunga yang ditata dan dirangkai sedemikian rupa, red) di Jalan Sultan Adam Martapura, Jumat (17/4/20) pagi.

Kegembiraan Nurmala cukup beralasan, lantaran bantuan tersebut adalah yang pertama kalinya ia terima bersama teman seprofesinya, pasca diberlakukannya status tanggap darurat Covid-19 bulan lalu.

Nurmala mengatakan, bantuan berupa beras, minyak goreng, sarden dan lainnya itu sangat membantu untuk persediaan beberapa hari ke depan, terlebih sejak bulan lalu permintaan akan bunga barenteng yang ia jual cukup sepi.

“Di kampung ada juga yang bagi-bagi sembako, tapi saya nggak dapat. Alhamdulillah hari ini saya dapat bantuan, mudahan yang memberi makin banyak rezekinya,” ujarnya polos tanpa mengetahui siapa yang membagikan sembako tersebut.

Ketua Sanggar Kamilau Intan Martapura Ronny Arifin bersama anggotanya yang membagikan sembako tersebut mengatakan, bakti sosial ini merupakan aksi dari Kesultanan Banjar yang menggandeng beberapa organisasi masyarakat untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak akibat pandemi Covid-19.

“Semoga bantuan ini bisa meringankan beban mereka,” ucapnya.

Wabah virus corona ini membuat masyarakat mengalami kesulitan untuk menjalani aktivitas sehari-harinya. Bahkan tidak sedikit masyarakat yang bingung untuk memperoleh sembako.

Selain sembako sebanyak 500 paket, juga ada APD berupa hand sanitizer, penyemprot disinfektan serta sejumlah masker.

Beberapa lokasi yang disambangi untuk penyaluran bantuan diantaranya di Jalan Sekumpul, Sukaramai, Sungai Paring, Menteri Empat, Pasayangan, Pasar Martapura, Melati Tunggul Irang, Indrasari,Ahmad Yani, Sungai Sipai, Cindai Alus, Tungkaran serta Tambak Anyar.

What do you think?

Tinggalkan Balasan

Imbauan Pemerintah Kurang Ditaati

Warga dari Luar Daerah Diduga Jadi Provokator