Dishub Banjarbaru, Gelar Razia dan Bagi-bagi Masker

WARTAKOTA.NET – Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru kembali menggelar giat pengawasan dan pembinaan laik jalan kendaraan bermotor, di sekitar kawasan Bundaran Jalan Trikora Banjarbaru (dekat Masjid Agung Al Munawarah), Kamis (1/10/20).

Dalam giat ini, sejumlah personil dari Seksi Pengendalian dan Operasional (Dalops) yang berada di bawah Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), serta dari seksi pengembangan prasarana (Bidang Sarana dan Prasarana Transportasi) Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru, turun ke lapangan untuk menertibkan dan membina sopir-sopir angkutan barang seperti truk dan pick up yang tidak membawa kelengkapan dokumen kendaraan bermotornya. Mereka didukung oleh Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Banjarbaru.

Giat pemeriksaan kelengkapan dokumen ranmor oleh Dishub Banjarbaru. Foto – Humas Dishub Bjb

Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru, Ahmad Yani Makkie melalui Kasi Pengendalian dan Operasional (Dalops), Samsul Noor Kamar mengatakan, dalam giat ini ada sebanyak 4 orang sopir (pengendara) yang kedapatan tidak membawa kelengkapan dokumen kendaraan bermotornya.

“Rata-rata mereka tidak membawa buku KIR, bahkan ada juga yang KIR-nya mati (masa berlakunya habis). Kalau untuk kelengkapan SIM dan STNK, itu kewenangan Satlantas,” ujar Samsul.

Pengendara yang tidak membawa masker disanksi push up. Foto – Humas Dishub Bjb

Samsul menambahkan, selama menjalankan tugasnya di lapangan, pihaknya tetap mengutamakan dan menerapkan protokol kesehatan. Selain itu, giat pengawasan dan pembinaan laik jalan kendaraan bermotor ini juga dibarengi dengan kegiatan bagi-bagi masker kepada pengendara yang tidak mengenakan atau membawa masker.

“Bagi pengendara atau sopir angkutan yang tidak membawa masker, kami kenakan sanksi berupa push up sampai menghafal Pancasila, kemudian kami beri mereka masker,” tutup Samsul.

Setelah diberi sanksi, pengendara yang tidak membawa masker diberi imbauan dan masker oleh petugas. Foto – Humas Dishub Bjb

Jalan Trikora dipilih sebagai lokasi giat pengawasan dan pembinaan laik jalan kendaraan bermotor, lantaran di jalur ini memang banyak dilintasi oleh angkutan barang seperti pick up, truk, tronton, sampai truk peti kemas. (tet)

What do you think?

Tinggalkan Balasan

Tahun Ini, Kontestan Pilkada Banjar Akan Debat Tiga Kali

Upacara Hari Kesaktian Pancasila Digelar Secara Virtual