DKPP Tolak Semua Dalil Pengadu

WARTAKOTA.NET – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), akhirnya mengeluarkan keputusan mengenai laporan dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Banjar, Kamis (25/6/20).

Dalam putusan tersebut, ketua dan anggota KPU Kabupaten Banjar diputus tak bersalah oleh DKPP atas gugatan yang disampaikan Bawaslu Banjar terkait proses pencalonan jalur perseorangan.

DKPP dalam keputusan terhadap Perkara Nomor 53-PKE-DKPP/IV/2020 menyatakan Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Banjar tidak bersalah. Dalam kasus ini Bawaslu Banjar sebagai pengadu (Penggugat).

Dalam Amar putusannya majelis hakim DKPP menyatakan, menolak seluruh dalil pengadu dan merehabilitasi nama teradu, ketua dan anggota KPU Kabupaten Banjar.

Menyikapi putusan DKPP ini, Ketua KPU Kabupaten Banjar, Muhaimin mengaku senang dan juga bersyukur.

Menurutnya, KPU, Bawaslu dan DKPP sudah jelas punya fungsi dan peran masing-masing dalam tahapan Pilkada serentak 2020.

“Apa yang sudah kami jalani termasuk sidang DKPP menjadi dinamika tersendiri bagi jalannya proses demokrasi di Kabupaten Banjar. Banyak pelajaran yang didapat, diantaranya penegakan aturan, dan semua harus mendapat perlakuan adil,” jelasnya.

Muhaimin mengungkapkan tentang pentingnya perlakuan adil, misalnya sikap tanpa dilandasi kepentingan sesaat, kepentingan pribadi atau lainnya yang tidak sesuai dengan asas pemilu, bersih, jujur dan adil.

“Untuk berbuat dan menjalankan tugas dengan adil itu memang berat, dan tidak heran akan melahirkan dinamika pada setiap tahapan pelaksanaan pemilu pada semua tingkatan,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, pengaduan didasari oleh temuan Bawaslu Banjar, menjelang berakhirnya pendaftaran bakal calon perseorangan di kantor KPU Banjar.

Menjelang berakhirnya masa pendaftaran, dikemukakan pihak Bawaslu Banjar bahwa salah satu calon perseorangan, yakni Mada-Ferryansyah tidak melengkapi salinan berkas B.1.1 KWK.

Bahkan sebagian berkas dokumen B.1.1 KWK (asli) baru ditandatangani pada malam itu pukul 23.00 WITA. Sedangkan persyaratan berkas dokumen tidak hanya menandatangani dokumen asli B.1.1 KWK, tetapi juga menyerahkan salinan (fotokopi) yang jumlahnya tidak sedikit. (sai)

What do you think?

Terungkap, Ini Alasan Guru Khalil Mundur dari Pilkada Banjar 2020

Pelayanan Uji KIR Tetap Buka, Protokol Kesehatan Diterapkan