Gunakan Motor, Pjs Wali Kota Banjarbaru Sidak TPA Gunung Kupang

WARTAKOTA.NET – Suara mesin motor trail terdengar menderu-deru di depan kediaman Wali Kota Banjarbaru. Rupanya, Pjs Wali Kota Banjarbaru Bernhard E. Rondonuwu bersama belasan rider motor trail lainnya, termasuk di dalamnya ada Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru, Ahmad Yani Makkie, hendak berpetualang menyisiri daerah pelosok Kota Banjarbaru, Sabtu (3/10/20) pagi.

Tepat pukul 08.00 WITA, mereka pun berangkat dengan dikawal oleh sejumlah personil Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru saat berada di jalur jalan umum (Jalan A. Yani dan Jalan Mistar Cokrokusumo). Mini touring yang dilakukan oleh Pjs Wali Kota Banjarbaru beserta rombongan ini juga untuk melihat tapal batas Kota Banjarbaru dengan kabupaten tetangga.

Pjs Wali Kota Banjarbaru sidak TPA Gunung Kupang. Foto – Istimewa

Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Gunung Kupang Banjarbaru juga tak luput disambangi Bernhard beserta rombongan. Di tempat ini, ia meninjau pengelolaan sampah-sampah yang dibuang oleh masyarakat Kota Banjarbaru setiap harinya, didampingi pejabat terkait dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarbaru.

“Kami pemerintah kota meyakinkan bahwa dengan luas 10 hektar ini, dengan jumlah angkutan (truk sampah) yang sebanyak 57 rit setiap hari dengan kurang lebih 127 ton sampah yang dihasilkan oleh pemerintah kota dibawa ke sini,” terang Pjs Wali Kota Banjarbaru, Bernhard E. Rondonuwu usai meninjau TPA Gunung Kupang.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru, Ahmad Yani Makkie turut mendampingi Pjs Wali Kota Banjarbaru. Foto – Istimewa

Bernhard juga menginginkan seluruh armada pelayanan persampahan yang dimiliki Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarbaru, harus aktif mengangkut sampah-sampah yang ada di Kota Banjarbaru agar tidak terjadi penumpukan sampah.

“Dengan harapan pemerintah kota menjamin bahwa kebersihan di kota banjarbaru ini bisa terpenuhi, bersih dan bebas dari sampah,” kata Bernhard.

Jika lingkungan bersih dan tertata rapi sambung Bernhard, maka akan muncul budaya bersih pula dari masyarakat. “Budaya bersih itu kemudian mempengaruhi kehidupan kita, pasti Covid-19 itu akan melandai. Kuncinya disiplin dan bersih,” tutupnya. (tim)

What do you think?

Tinggalkan Balasan

Haris – Ilham Siap Perjuangkan Kesejahteraan Buruh

Pengunjung Murdjani Dibubarkan, Tamu THM Di-Swab