Jalur Perorangan Pilkada Banjar Menyusut

2 Pasangan Bakal Calon Tak Dapat Ikut Bersaing

WARTAKOTA.NET – Hingga batas waktu yang ditentukan yakni tanggal 27 Juli 2020 pukul 00.00 WITA, hanya satu bakal pasangan calon jalur perorangan yang datang ke kantor Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Banjar untuk menyerahkan berkas perbaikan dukungan.

Terpantau hingga detik-detik terakhir penyerahan berkas perbaikan dukungan, hanya Pasangan Andin dan Guru Oton yang datang membawa 21.194 berkas perbaikan dukungan.

Puluhan ribu berkas itu kemudian diterima oleh Ketua KPUD Kabupaten Banjar, Muhaimin, Senin (27/7/20) malam sekitar pukul 20.30 WITA.

Sedangkan untuk pasangan Yunani dan Sidiq memilih hanya mengutus timnya untuk menyerahkan surat pernyataan, bahwa mereka tetap menghormati dan menghargai tahapan Pilkada 2020.

Namun, adanya permasalahan internal membuat Bapaslon dan tim tidak dapat memenuhi persyaratan tahapan lanjutan, yakni penyerahan dukungan maupun verifikasi faktual kedua yang kemudian menyatakan mengundurkan diri dari tahapan pencalonan di Pilkada Kabupaten Banjar 2020 sebagai Bapaslon Bupati dan Wakil Bupati Banjar periode 2020-2024.

Sedangkan untuk pasangan Mada Teruna dan Ferryansyah memilih tidak hadir. Hal itu terlihat dengan tidak adanya kedatangan kedua bakal calon tersebut ke kantor KPUD Kabupaten Banjar di hari terakhir penyerahan berkas dukungan perbaikan.

Ketua KPUD Kabupaten Banjar Muhaimin mengatakan, jika bakal pasangan calon tidak menyerahkan berkas perbaikan dukungan pada batas waktu yang telah ditentukan, maka otomatis tidak dapat melanjutkan proses tahapan pencalonan selanjutnya.

“Artinya mereka tidak ikut dalam pilkada 2020 sebagai pasangan calon,” ucapnya.

Dikatakan Muhaimin, hanya pasangan Andin dan Guru Oton yang datang menyerahkan berkas perbaikan dukungan. Pihaknya akan melakukan pemeriksaan untuk proses selanjutnya.

“Pak Andin datang dan menyerahkan sebanyak 21.194 (berkas), dari kewajiban mereka yang hanya memerlukan 13 ribu sekian,” ungkapnya.

Sementara Andin mengaku optimis dapat melanjutkan ke tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 selanjutnya, dan dapat ikut bersaing di Pilkada 2020 untuk memperebutkan kursi pimpinan daerah Kabupaten Banjar. (sai)

What do you think?

Pemkab Banjar Akan Gelar Tes Swab Massal

Rencana Test Swab Massal, BPBD Kalsel Masih Samakan Persepsi