Jembatan Gantung Ambruk, Satu Keluarga Tercebur

WARTAKOTA.NET – Jembatan gantung yang ada di Desa Benteng Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar ambruk, Senin (18/50/20).

Pada saat kejadian, satu keluarga diduga tercebur ke dalam sungai beserta kendaraan roda dua yang dikendarai.

Sekretaris Desa Benteng, Ahmad Sarfai membenarkan perihal adanya korban saat ambruknya jembatan gantung Benteng itu.

“Betiga beranak katanya, sama satu orang anak kecil anaknya, jadi ayah ibu dan satu orang anak. Terkait kondisi korban belum diketahui,” ujarnya.

Dari data yang dihimpun wartakota.net dari laporan warga, satu keluarga yang menjadi korban ambruknya jembatan gantung itu sudah dievakuasi oleh warga dan hanya mengalami luka dan lecet. Sementara kendaraan bermotor milik korban belum diketahui kondisinya.

Kondisi jembatan gantung yang ambruk di Desa Benteng. Foto – Net

Dikonfirmasi terpisah via seluler, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Banjar, Solhan mengatakan, jembatan gantung tersebut usianya memang sudah sangat tua.

Masih kata Solhan, jembatan gantung di Desa Benteng Kecamatan Pengaron itu dibangun jauh sebelum Rudy Ariffin menjabat sebagai Bupati Banjar.

“Sebenarnya jembatan itu mau kami matikan karena pada masa dulu sudah dibangunkan jembatan rangka baja, cuma warga lebih senang menyeberang jembatan gantung dibanding jembatan baja menuju Pasar Pengaron,” jelasnya.

Padahal lanjut Solhan, jarak dari jembatan gantung dengan jembatan rangka baja yang dibuatkan pemerintah hanya sekitar 500 meter.

Kendati demikian, pihaknya akan tetap melakukan pemeliharaan jembatan gantung dengan memperbaiki lantai dan pagar jembatan.

“Besok akan kami lakukan survei lapangan untuk menentukan apakah jembatan itu dipertahankan atau dihilangkan,” tandasnya.

What do you think?

Tinggalkan Balasan

Bantuan Ikan Segar Disalurkan Bertahap

Hujan Deras, Jalan di Desa Sei Jingah Banjir