Kasus Pasar Sungai Bakung Belum Rampung

DPRD Banjar dan PD PBB Tolak Hibah

WARTAKOTA.NET – Bangunan Pasar Sungai Bakung yang ada di Desa Sungai Pasar Bakung, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar hingga kini belum juga difungsikan.

Informasi yang beredar, pihak pengelola pasar daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banjar menolak hibah bangunan pasar tersebut dikarenakan beberapa hal.

“Bukan menolak, tapi sebelum diserahkan ke kita, harus ada evaluasi uji kelayakan bangunan tersebut. Serta harus selesai dulu permasalah bangunan tersebut di kejaksaan,” ujar Dirut PD Pasar Bauntung Batuah, Rusdiansyah saat dikonfirmasi via seluler, Selasa (29/9/20).

Hal senada juga dikatakan oleh Anggota DPRD Kabupaten Banjar dari Komisi II, Saidan Fahmi. Pihaknya tidak menolak namun harus ada kejelasan pasti mengenai status bangunan tersebut, apakah perkaranya sudah selesai di Kejaksaan Negeri Martapura.

“Sejak awal kami minta kepada pihak eksekutif ini bukan hanya Pasar Sungai Bakung, tapi juga pasar-pasar yang lain yang masih memiliki persoalan hukum agar tidak dimasukkan dalam Perda penyertaan modal tahun 2020. Di selesaikan dulu,” ucap Saidan.

Pembangunan Pasar Sungai Bakung di Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar yang telah menelan biaya Rp5 miliar ini disinyalir bermasalah. Diduga kuat, bangunan pasar tersebut tanpa disertai Izin Mendirikan Bangunan (IMB), bahkan tanpa Analisis Dampak Lingkungan (Amdal). 

Ironisnya, meski belum diresmikan pemerintah daerah, pertokoan dan bak jualan di lokasi pasar tersebut sudah diperjual-belikan, bahkan bangunan dikerjakan tanpa mengantongi IMB terlebih dulu.

Sementara Kajari Kabupaten Banjar saat hendak dikonfirmasi terkait perkembangan kasus tersebut tidak dapat ditemui. “Kata bapak temui Kasi Pidsus saja,” ucap salah satu pegawai Kejaksaan Negeri Kabupaten Banjar kepada Jurnalis Wartakota.net. (sai)

What do you think?

Tinggalkan Balasan

Tegakkan Protokol Kesehatan, Bernhard Ingatkan Satpol PP Harus Pahami SOP

Pekan Depan, Bantuan Partai Politik Cair