Kejari Banjarbaru Kembalikan Dana Eks Korupsi

WARTAKOTA.NET – Jaksa Eksekutor dalam Tim Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Banjarbaru, telah melakukan kegiatan eksekusi dan pemulihan keuangan negara sebesar Rp80.000.000,- (delapan puluh juta rupiah) berdasarkan Putusan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Banjarmasin.

Putusan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor itu dalam perkara atas nama SF dan DA yang telah disetorkan ke Kas Negara, sebagai PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Banjarbaru, Andri Irawan menyampaikan, Perkara Tipikor atas nama SF dan DA bermula pada tahun 2015, saat Balitra Banjarbaru melaksanakan pekerjaan pembuatan jalan usaha tani baru, pengerasan jalan usaha tani, pengaspalan jalan utama kebun, dan jembatan 11 unit di Balitra Banjarbaru dengan nilai kontrak Rp1.208.460.000,- yang dilakukan penyidikannya oleh Polres Banjarbaru pada tahun 2019.

“Kemudian di tahun 2020, perkara tersebut dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Banjarbaru dan selanjutnya disidangkan di Pengadilan Tipikor pada PN Banjarmasin melalui Sidang berbasis Online,” terang Andri.

Berdasarkan fakta-fakta yang terungkap di persidangan, lanjut Andri, mengakibatkan
kerugian keuangan negara sebesar Rp298.636.703 sesuai hasil Perhitungan Kerugian Negara (PKN) berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Audit Kerugian Negara, oleh Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kalimantan Selatan Nomor: SR-271/PW 16/5/2019 tanggal 23 Agustus 2019

“Para terpidana telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi melanggar Pasal 3 jo Pasal 18 UU RI No 31 Tahun 1999, sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU RI No 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU RI No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP,” jelasnya. (tim)

What do you think?

Saidi Pantau Pembagian BLT di Dua Desa

Jelang Pilkada, KPU Banjar Intens Lakukan Persiapan