Kemarau Tiba, Sanksi Pembakar Lahan Menanti

WARTAKOTA.NET – Kepolisian Resor (Polres) Banjar menggelar Apel Pengecekan Pasukan dan Kesiapan Sarana dan Prasarana Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Banjar, di halaman Mako Polres Banjar, Senin (15/6/20).

Kapolres Banjar AKBP Andri Koko Prabowo, menerangkan bahwa apel ini bertujuan untuk memastikan kesiapan personil untuk mencegah dan menanggulangi adanya kebakaran hutan dan lahan.

“Mengantisipasi tibanya musim kemarau, maka kami hari ini menggelar pasukan serta sarana dan prasarana sebagai bentuk kesiapsiagaan kami dalam menghadapi terjadinya Karhutla di Kabupatan Banjar,” ujarnya.

AKBP Andri menambahkan, dengan kelengkapan dimiliki saat ini, pihaknya menyampaikan siap untuk mengantisipasi dan menanggulangi terjadinya Karhutla.

Apel Pengecekan Pasukan dan Kesiapan Sarana dan Prasarana Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Banjar.

Kapolres Banjar juga mengimbau kepada masyarakat maupun koorporasi agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan dengan alasan apapun.

“Kami juga mengimbau agar tidak terjadi lagi pembakaran hutan dan lahan atas dasar apapun itu, kami melarangnya,” tegas Kapolres Banjar.

Kapolres juga menyampaikan sanksi dan ancaman hukuman siap diterapkan bagi pelaku yang sengaja membakar lahan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

“Pelaku kasus pembakaran hutan dan lahan (Karhutla) akan dikenakan sanksi lebih berat. Mereka akan dikenakan Pasal 108 Jo Pasal 69 ayat (1) huruf h UU RI Nomor 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan atau Pasal 78 ayat (3) Jo Pasal 50 ayat (3) huruf d UU Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan,” pungkasnya.

Apel dipimpin oleh Bupati Banjar yang diwakili Sekda Kabupaten Banjar HM. Hilman dan didampingi oleh Dandim 1006 Martapura Letkol Arm Siswo Budiarto, serta Kapolres Banjar AKBP Andri Koko Prabowo. (sai)