Kemenag Kabupaten Banjar Akui Kekurangan Tenaga Penyuluh

WARTAKOTA.NET – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Banjar telah mengeluarkan fatwa mengenai peniadaan sementara pelaksanaan salat Jum’at guna memutus mata rantai penyebaran covid-19. Namun, meski imbauan telah dibagikan ke masjid-masjid yang ada di Kabupaten Banjar, nyatanya masih ada saja warga yang melakukan ibadah salat dzuhur di masjid yang diikuti cukup banyak jamaah.

Plt Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjar, H.Akhmad Saufie pada Minggu (29/03/2020) mengatakan, saat ini pihaknya kekurangan tenaga penyuluh untuk berjaga di masjid-masjid saat Jum’at kemarin. Karena itu tambahnya, ada beberapa masjid yang tidak terpantau, sehingga masih ada masyarakat yang melaksanakan salat dzuhur berjamaah.

“Kita masih keterbatasan jumlah penyuluh, sehingga tidak bisa semua tertangani. Penyuluh akan bertambah, namun Surat Keterangan (SK) belum keluar atau terbit,” ungkap Saufie.

Sementara itu, Kasi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjar HA Syarwani menambahkan, penyuluh di Kabupaten Banjar saat ini berjumlah sebanyak 130 orang honorer yang berasal dari 19 kecamatan se-Kabupaten Banjar. Sedangkan untuk jumlah keseluruhan masjid yang ada di Kabupaten Banjar sebanyak 350 masjid yang tersebar di seluruh kecamatan.

Di samping itu, kondisi terbaru penanganan Covid-19 di wilayah Kabupaten Banjar berdasarkan data dari Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19, untuk orang yang menyandang status Orang Dalam Pantauan (ODP) sebanyak 119 Orang, dan Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 2 orang. (Sai)

What do you think?

Tinggalkan Balasan

Covid-19, Tenaga Kesehatan Sangat Memerlukan APD

MUI Pusat Usul Lockdown ke Presiden, Begini Tanggapan Ketua MUI Kabupaten Banjar