SUKASUKA

Nadjmi – Jaya “Sulap” Lahan Kumuh Jadi Destinasi Wisata

Buah dari Tagline Banjarbaru Berinovasi

Lahan yang dulunya kumuh, disulap menjadi RTH Taman Pintar Banjarbaru. Foto - Tim Wartakota.net

WARTAKOTA.NET – Kota Banjarbaru di bawah kepemimpinan H. Nadjmi Adhani – H. Darmawan Jaya Setiawan sebagai pasangan Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru, terus mengalami perkembangan di berbagai sektor dari tahun ke tahun, salah satunya sektor pariwisata.

Perkembangan sektor wisata ini tak lepas dari tagline “Banjarbaru Berinovasi” yang diusung Nadjmi – Jaya di tahun 2018 lalu, atau tepatnya di tahun ketiga mereka memimpin Kota Banjarbaru.

Lahan yang dulunya kumuh, disulap menjadi RTH Taman Pintar Banjarbaru. Foto – Tim Wartakota.net

Banyak destinasi wisata baru yang lahir dari tagline Banjarbaru Berinovasi ini, salah satu diantaranya adalah dibangunnya Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Pintar yang berlokasi di tepian Jalan Panglima Batur Barat, Kelurahan Mentaos Kecamatan Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru, atau tepatnya di samping Kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru dan PLN.

RTH Taman Pintar ini letaknya juga tidak jauh dari destinasi wisata ikonik Kota Banjarbaru lainnya, yaitu Lapangan Dr. Murdjani (Balai Kota Banjarbaru).

Sebelum dibangun dan menjadi destinasi wisata baru di Banjarbaru, RTH Taman Pintar yang memiliki luas sekitar 600 m² ini dulunya adalah sebuah lahan atau kawasan kumuh.

Sarana edukasi di RTH Taman Pintar berupa miniatur sistem tata surya. Foto – Tim Wartakota.net

Berkat kecermatan dan keseriusan Nadjmi – Jaya untuk membangun Kota Banjarbaru yang mereka cintai, akhirnya kawasan kumuh itu “disulap” menjadi RTH Taman Pintar. Sebuah kawasan yang secara tampilan dan manfaat bisa menjadi lebih baik dari sebelumnya.

RTH Taman Pintar yang kemudian dikelola oleh Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Banjarbaru ini, memiliki beberapa sarana pembelajaran/edukasi bagi para pengunjung, khususnya bagi anak-anak.

Sarana edukasi itu seperti peta dunia, monumen nama-nama ikan, rumus-rumus matematika, miniatur tata surya, atom dan molekul, dinding kearifan lokal, tangga konversi satuan matematika, dan lain sebagainya. Semua ini dibuat semenarik mungkin agar anak-anak yang berkunjung ke taman ini bisa betah bermain sambil belajar di sini.

RTH Taman Pintar Banjarbaru dirancang dan dibangun sedemikian rupa agar pengunjung anak-anak betah bermain sembari belajar. Foto – Tim Wartakota.net

RTH Taman Pintar ini kemudian diresmikan oleh Walikota Banjarbaru H. Nadjmi Adhani bersama Wakil Walikota Banjarbaru H. Darmawan Jaya Setiawan, berbarengan dengan peresmian Bioskop Mini/Teater Terbuka Misbar pada hari Senin malam, 13 Januari 2020 lalu.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Banjarbaru, Hidayaturahman melalui Kepala Seksi (Kasi) Seni Budaya dan Kepurbakalaan, Herlyansyah mengatakan, sejarah awal berdirinya RTH Taman Pintar ini adalah berkat gagasan dari para pejabat terkait di Banjarbaru, terutama Walikota Banjarbaru H. Nadjmi Adhani.

“Melihat lokasinya yang ada di (Jalan) Panglima Batur itu memang sangat kumuh pada saat itu,” ucap Herly, sapaan akrab Herlyansyah.

Peresmian RTH Taman Pintar Banjarbaru dibarengi dengan peresmian Misbar oleh Walikota Banjarbaru H. Nadjmi Adhani dan Wakil Walikota Banjarbaru H. Darmawan Jaya Setiawan. Foto – Tim Wartakota.net

Setelah lahan/kawasan kumuh seluas 600 m² itu dibebaskan oleh Pemerintah Kota Banjarbaru, pembangunan RTH Taman Pintar oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarbaru dimulai. Pembangunannya pun rampung pada akhir tahun 2019 lalu.

Herly menambahkan, di dalam kawasan RTH Taman Pintar ini juga ada skate park yang dibangun oleh PT. PLN (Persero) Wilayah Kalselteng melalui dana CSR-nya bekerjasama dengan Pemerintah Kota Banjarbaru.

Selain itu, ada pula Bioskop Mini/Teater Terbuka Misbar (Gerimis Bareng) yang dibangun Badan Ekonomi Kreatif (BeKraf) Indonesia.

Lagi lagi, Misbar ini terbangun berkat jalinan kerjasama yang apik antara Pemerintah Kota Banjarbaru dengan BeKraf Indonesia.

“Pembangunan RTH Taman Pintar ini tahun 2019, lama pembangunannya sekitar 6 bulan. Selanjutnya diserahkan ke kami (Disporabudpar) tahun 2020 (untuk pengelolaan). Untuk tenaga kebersihan, air, listrik kami yang bayar,” ungkapnya.

Salah satu sudut RTH Taman Pintar Banjarbaru. Foto – Tim Wartakota.net

Herly, mewakili Disporabudpar Kota Banjarbaru berharap, ke depannya keberadaan RTH Taman Pintar ini mampu memberikan hiburan dan menjadi tujuan wisata murah meriah (terjangkau) bagi masyarakat umum, terutama masyarakat Kota Banjarbaru.

“Kami juga masih merancang bagaimana nanti ke depannya. Selama pandemi (Covid-19) ini semua kegiatan diliburkan, selanjutnya kami menunggu kebijakan (dan arahan) pemerintah. Kami akan membuat nama baru (untuk RTH Taman Pintar),” pungkas Herly. (adp/dm)

What do you think?

Hasil Pemeriksaan Belum Keluar, Dua Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Kesehatan Covid-19

Retribusi IMB Rumah Subsidi di Kabupaten Banjar Belum Ada Kejelasan?