Oknum Wartawan Diduga Lakukan Penipuan

WARTAKOTA.NET – Salah seorang warga Kota Banjarbaru berinisial SM, mendatangi Markas Polres Banjarbaru untuk melaporkan dugaan kasus penipuan yang dialaminya. Terlapor diduga merupakan seorang oknum yang mengaku sebagai wartawan.

SM mengaku sudah sangat geram dengan ulah Terlapor yang hingga kini tidak menunjukkan itikad baik mengembalikan uang miliknya sebesar Rp10 juta. Bahkan si Terlapor dalam beberapa hari terakhir tidak bisa dihubungi lagi.

“Sudah sangat lama, ia berjanji akan mengembalikan uang saya, tapi sudah setahun lebih tak juga ada kabarnya,” ucap SM.

SM mengungkapkan, Terlapor yang mengaku berprofesi sebagai wartawan ini pun tiba-tiba memblokir nomor handphonenya. “Artinya orang ini tidak ada itikad baik untuk mengambilkan uang saya,” geramnya.

Ilustrasi oknum diduga wartawan yang diduga melakukan penipuan. Foto – Pixabay

Mestinya, lanjut SM, jika ada permasalahan atau tidak mampu mengembalikan uang, bisa dibicarakan baik-baik lantaran mereka sudah saling mengenal.

“Kalau dia sportif saja, saya tidak akan membesarkan masalah ini. Tapi, waktu itu saya sempat menanyakan terkait uang saya tersebut melalui via telepon dengan si Terlapor. Namun, si Terlapor malah memarahi dan membentak saya. Sebelum akhirnya kontak telepon saya diblokirnya,” kesal SM.

Karena tidak ada itikad baik dari oknum yang mengaku sebagai wartawan tersebut, SM pun akhirnya mengadukan kasus dugaan penipuan tersebut ke Polres Banjarbaru.

Sementara Kapolres Banjarbaru AKBP Doni Hadi Santoso melalui Kasubbag Humas Polres Banjarbaru, Iptu Tajudin Noor membenarkan adanya laporan dari warga Kota Banjarbaru terkait kasus dugaan penipuan yang diduga dilakukan oleh seorang oknum yang mengaku berprofesi sebagai wartawan.

Kasubbag Humas Polres Banjarbaru, Iptu Tajudin Noor.

“Benar, hari ini ada warga yang melapor terkait kasus dugaan penipuan ke Polres Banjarbaru. Namun, masih belum cukup bukti, seperti bukti struk transfer untuk mengetahui nilai kerugian yang dialami korban, agar kami bisa menindaklanjuti dan memproses hukum kasus tersebut,” terang Iptu Tajudin Noor.

Iptu Tajudin Noor memastikan, jika nanti sejumlah bukti sudah lengkap, maka pihaknya akan segera mengusut tuntas kasus tersebut.

“Nanti, kalau tidak lengkap pasti akan ditolak pihak Kejaksaan. Kita pun masih belum tahu, apakah terduga pelaku atau Terlapor ini benar-benar seorang wartawan? Karena itu hanya menurut keterangan Pelapor bahwa si Terlapor seorang wartawan. Terlebih, kita masih belum melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap yang bersangkutan,” jelasnya.

Dipaparkan Tajudin, pihaknya masih belum mengetahui dari mana asal usul Pelapor mengetahui bahwa si Terlapor kasus dugaan penipuan tersebut merupakan seorang yang berprofesi sebagai wartawan.

“Kita juga masih belum mengetahui pasti. Karena, kalau hanya berdasarkan Id Card, itukan bisa dibikin. Tapi, yang kita sesalkan kenapa si Pelapor begitu mudah percaya dengan Terlapor? Terkait hal ini pun kita masih belum mengetahui,” bebernya seraya mengatakan bahwa pihaknya saat ini masih belum bisa melanjutkan pemeriksaan. Hal ini dikarenakan hanya berdasarkan keterangan saksi dan pengakuan saja.

“Karena kalau berdasarkan pengakuan saja, saat di persidangan nanti bisa saja berbelit-belit. Untuk itu, kami masih menunggu kelengkapan bukti,” demikian Tajudin. (sai)

What do you think?

Tinggalkan Balasan

Kasus Pasar Sungai Bakung ‘Mengendap’, Pengamat Hukum : Masyarakat Dirugikan, Tuntaskan!

Pjs Wali Kota Banjarbaru Tinjau Operasi Gakkum Prokes di Tanah Bumbu