Perhatian Haris – Ilham untuk Masyarakat; dari Berkantor di Kelurahan sampai WiFi Gratis untuk Pelajar Sekolah

WARTAKOTA.NET – Program ‘Maelangi Kula’ yang dijalankan oleh Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin Nomor Urut 1, Abdul Haris Makkie – Ilham Nor terus bergulir. Kali ini mereka ‘maelangi’ (mengunjungi) perkumpulan arisan warga RT.33 Pemurus Dalam Jalan Sepakat, tepatnya di rumah Julak (Paman) Hadi, baru baru tadi.

Selain mengawali dengan perkenalan diri, Haris – Ilham kembali menekankan pentingnya protokol kesehatan dengan menerapkan 3M (Mencuci tangan, Menjaga jarak dan Memakai masker).

“Kami Paslon Nomor 1 berjanji akan meningkatkan dan membangkitkan kembali kesejahteraan dan perekonomian rakyat di tengah Pandemi Covid-19, itu adalah program kami,” ujar Haris Makkie.

Sementara itu, Calon Wakil Wali Kota Banjarmasin, Ilham Nor merasa terharu saat mengunjungi dan berinteraksi dengan warga Pemurus Dalam. Pasalnya, Ilham Nor merupakan orang asli Pemurus Dalam. Semasa remaja, ia pernah aktif di remaja Masjid Pemurus Dalam. Bahkan, ia menjadi salah satu panitia termuda renovasi Masjid Jami Pemurus Dalam.

Pada kesempatan itu pula, ia bersama Haris Makkie akan melaksanakan Program berkantor di 52 kelurahan se-Kota Banjarmasin setiap hari Jum’at secara bergiliran, jika mereka nantinya dipercaya oleh rakyat Kota Banjarmasin menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin.

“Di setiap kelurahan yang kami kunjungi, kami akan mendengar dan menyerap semua aspirasi masyarakat,” ujar Ilham Nor seraya mengatakan bahwa basis data per RT akan mereka jadikan sebagai patokan untuk mensinkronkan (menyelaraskan) dengan kebijakan di atasnya.

“Salah satu contoh permasalahan yang terlihat di masyarakat adalah mahalnya harga Gas Melon (LPG) 3 Kilogram. Ini juga akan jadi perhatian khusus kami untuk bisa menyelesaikan masalahnya,” tambah Ilham Nor.

Tak cukup sampai di situ saja. Proses belajar mengajar anak-anak sekolah dimasa pandemi Covid-19 ini juga menjadi perhatian Haris – Ilham. Soalnya, anak-anak harus belajar dari rumah secara daring atau online. Menurut Ilham, hal ini menjadi permasalahan mendasar dan sangat memberatkan rakyat kecil.

Mahalnya beli Kouta untuk belajar juga jadi perhatian kami Paslon Nomor 1, kami akan memprogramkan spot WiFi gratis di 52 kelurahan, memberikan password buat anak-anak sekolah daring,” pungkas Ilham Nor. (tim)

What do you think?

Tinggalkan Balasan

Pasar di Pedesaan Jadi Sasaran Operasi Yustisi

Status Darurat Karhutla Kabupaten Banjar Diperpanjang