Pjs Wali Kota Banjarbaru Kumpulkan Data-data Covid-19

WARTAKOTA.NET – Kasus Covid-19 di Kota Banjarbaru cenderung terus mengalami penurunan. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, Rizana Mirza kepada sejumlah awak media, usai pertemuan dengan Pjs Wali Kota Banjarbaru terkait pemaparan info terbaru Covid-19 dari Kadinkes, Direktur RSD Idaman, dan seluruh Kepala Puskesmas se-Kota Banjarbaru, Selasa (29/9/20) di Ruang Tamu Utama Wali Kota.

“Akan tetapi, itu semua bisa berubah jika kedisiplinan penerapan protokol kesehatan masyarakat diabaikan,” ucap Mirza.

Saat ini tambah Mirza, kondisi Covid-19 di Kota Banjarbaru dapat terkontrol dengan baik. Di beberapa Kelurahan sebutnya, sudah memasuki zona hijau, kuning, dan ada juga yang masih dalam zona merah.

“Zona ini bisa berubah – ubah, misalnya di kelurahan tertentu telah berada di zona hijau, namun setelah 14 hari ke depan menjadi kuning bahkan sampai merah. Begitupun sebaliknya, dari zona merah bisa saja menjadi kuning dan hijau,” terangnya.

Sementara itu, Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Banjarbaru, Bernhard E. Rondonuwu mengatakan, pertemuan hari ini dalam rangka mengumpulkan data – data Covid-19 dari awal hingga sekarang di Kota Banjarbaru. Hal ini dilakukan agar laporan dari Forkopimda, gugus tugas dan Pemko Banjarbaru bisa sinkron.

“Laporan tersebut akan dijadikan oleh Satgas-Satgas di kelurahan, sebagai bahan acuan bekerja sesuai dengan treatment dan anjuran oleh Kementerian Kesehatan,” terang Bernhard.

Menghadapi Pilkada yang akan digelar pada 9 Desember mendatang, Bernhard berencana akan melakukan test swab secara masif kepada warga Kota Banjarbaru.

“Tapi kita harus melihat kesiapan Dinkes dan Rumah Sakit Idaman dulu. Jika semua komplit baik data dan edukasi pola hidup bersih kepada masyarakat, maka akan kita siapkan pelaksanaan test swab masif,” tutupnya.

Kemudian, Direktur RSD Idaman Kota Banjarbaru, Endah Labati Silapurna menerangkan, kondisi pasien positif Covid-19 yang saat ini ditangani intens di gedung ruang baru isolasi Covid-19 hanya tinggal 2 orang saja. Sedangkan sisanya 9 orang masih menunggu hasil test swab.

“Di ruang Parkit 5 orang, Gelatik 2 orang sudah dinyatakan positif. Di ruang ibu melahirkan 2 orang dan 2 bayi. Jadi ada 11 orang yang masih dirawat,” bebernya. (tet)

What do you think?

Tinggalkan Balasan

Pekan Depan, Bantuan Partai Politik Cair

Bertemu Haris – Ilham, Guru Ponpes Minta Honor Dikembalikan