OMGOMG

Resahkan Wargga, Satpol PP Sambangi Peternakan Babi

WARTAKOTA.NET- setelah dua kali diberikan surat peringatan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjarbaru kembali menyambangi peternakan babi, yang dikeluhkan warga dan santri di Guntung Damar, RT 18 Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Kamis pagi (13/02).

“Kami kembali mendatangi peternakan babi untuk mendata dan melihat kesiapan pengelola untuk pindah,”ujar Kasatpol PP Kota Banjarbaru, Marhaen Rahman.

Peternakan babi sendiri sudah 2 kali diberikan peringatan oleh Pemko Banjarbaru melalui Satpol PP, lantaran keberadaannya meresahkan warga sekitar dan para santri yang mondok di sekolah Darul Hijrah 2, yang lokasinya persis berada disamping peternakan hewan.

“Pengelola mintawaktu 4 bulan untuk pindah, Pemko sudah berikan batas waktu hingga 29 Februari 2020 saja,” ungkapnya.

Karena tenggang waktu ini lah tambahnya, pihaknya bersama puluhan petugas Satpol PP, pihak kecamatan dan Babinsa kembali melakukan Monitorin,g terhadap usaha ternak babi, dan memastikan apakah ada inisiatif untuk pindah atau tidak

“Ketika pada batas waktu yang di tentukan, peternakan babi ini masih belum pindah, kami Tim PU, kelurahan dan camat akan melakukan penutupan akses ke peternakan” tegasnya Marhain.

Sementara itu, Lurah Guntung Manggis Surowo menambahkan, pihaknya sebenarnya mendengar hal ini lama, namun tidak pernah mendapatkan laporan dari warga, sehingga tidak bisa mengambil langkah sebagai tindakan.

“Kalau mereka—pengelola peternakan, red– ingin berdiskusi masih kami tunggu, agar dapat jalan keluar yang baik. Jikalau masih belum dapat titik temu. Secara terpaksa pemerintah Kota bertindak sesuai SOP,” pungkasnya.

Peternak babi adu argumen dengan pihak Satpol PP Kota Banjarbaru

Sempat terjadi ketegangan dan adu argumen antara petugas dan pengelola peternakan, yang ingin masa batas waktu 1 bulan satu bulan diberikan bisa diperpanjang hingga 4 bulan, dengan alasan tidak mungkin memindahkan kandang ternak babi dalam waktu cepat, karena lokasi baru untuk peternakan belum siap.

“Kami sudah bersedia pindah, lahan pun sudah ada, tapi waktunya tidak cukup.Kami ingin diberi toleransi waktu saja,” ungkap pengelola peternakan, sibarani .(KSR)

What do you think?

Tinggalkan Balasan

Pencuri Pakai Shogun Tertangkap Tangan Polisi

Dewas PD Baramarta Kunjungi Lokasi Rehabilitasi Lokasi Tambang