SK Uji PCR – Rapid Test Kini Berlaku 14 Hari

WARTAKOTA.NET – Aturan baru dikeluarkan Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan COVID-19 untuk masyarakat yang hendak melakukan perjalanan ke luar kota di dalam negeri.

Masa berlaku surat keterangan (SK) uji tes PCR hasil negatif atau rapid test nonreaktif, kini berlaku selama 14 hari pada saat keberangkatan.

Aturan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 9 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2020, tentang Kriteria dan Persyaratan Perjalanan Orang dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru menuju masyarakat produktif.

Pemeriksaan dokumen hasil uji PCR atau Rapid Test pengguna jasa bandara. Foto – Tet

Surat edaran itu ditanda tangani Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), selaku Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.

Hal tersebut diungkapkan Communication And Legal Section Head PT. Angkasa Pura I, Aditya Putra Patria, Senin (29/06/20).

“Dalam poin F Surat Edaran Nomor 9 mengenai kriteria dan persyaratan, tertulis bagi setiap orang yang akan melakukan perjalanan menggunakan transportasi umum wajib membawa hasil tes PCR atau rapid test yang berlaku selama 14 hari,” terang Adit.

Communication And Legal Section Head PT. Angkasa Pura I, Aditya Putra Patria. Foto – Tet

Adit menambahkan, di Surat Edaran Nomor 7 sebelumnya, masa berlaku tes PCR dan rapid test berbeda, masing-masing PCR 7 hari dan rapid test 3 hari pada saat keberangkatan.

Lebih lanjut Adit menerangkan, selain diminta menunjukan identitas diri dan hasil Rapid Test, setiap calon penumpang juga diwajibkan menggunduh dan mengaktifkan Aplikasi e – HAC serta Peduli Lindungi pada smartphone masing-masing.

“Aplikasi Peduli Lindungi merupakan perangkat yang dirancang pemerintah untuk pelacak kontak Covid -19, sedangkan Aplikasi e – HAC adalah berbentuk digital dari kartu kewaspadaan kesehatan yang wajib diisi penumpang,” jelas Adit. (tet)