Direncanakan Masuk Cagar Budaya, Makam Ini Tak Terawat

WARTAKOTA.NET – Taman makam kelompok etnis Tionghoa milik Yayasan Persatuan Penolong Kematian Martapura yang berada di Jalan Tanjung Rema Kelurahan Tanjung Rema Darat, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar kini kondisinya cukup memprihatinkan, lantaran setiap makam yang ada di sini ditumbuhi dan dipenuhi oleh rumput liar.

Berdasarkan informasi yang didapat wartakota.net dari warga setempat, makam-makam tersebut memang jarang dibersihkan oleh pihak terkait, terkecuali ada pihak keluarga yang datang berkunjung dan meminta warga setempat untuk membersihkan area makam.

Rumput liar tumbuh subur hampir menutupi makam. Foto – Sai

“Itupun hanya area makam keluarga yang bersangkutan, tidak menyeluruh dibersihkannya. Dan mereka jarang juga datangnya,” ucap salah satu warga Tanjung Rema yang enggan disebutkan namanya, Rabu (9/9/20).

Kondisi makam yang dipenuhi rumput liar ini sangat kontras dengan lingkungan di sekitarnya. Terlebih area pemakaman ini lokasinya tak jauh dari jalan umum yang sangat ramai lalu lintas warga.

Salah satu makam yang diwacanakan dijadikan cagar budaya. Foto – Sai

Di sisi lain, ada satu makam di lokasi pemakaman tersebut yang semula diwacanakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Banjar untuk dijadikan cagar budaya. Namun hingga saat ini belum ada informasi mengenai kelanjutan penelitian makam tersebut.

Saat dihubungi via seluler untuk menanyakan hal tersebut, Kabid Kebudayaan Disbudpar Kabupaten Banjar, Thisnohadi Harimurti sampai berita ini diturunkan belum memberikan jawaban ataupun membalas pesan yang dikirimkan jurnalis wartakota.net kepadanya. (sai/dm)

What do you think?

Tinggalkan Balasan

Pedagang Harapkan Toilet Umum di Pasar Ditambah

Taufik Ditemukan Tewas Mengapung di Irigasi