Ditutup untuk Umum, Kubah Datu Kelampaian Masih Dikunjungi Peziarah

WARTAKOTA.NET – Sudah sekitar empat bulan sejak mewabahnya virus corona atau Covid-19 di wilayah Kabupaten Banjar, wisata religi atau makam Syech Muhammad Arsyad Al Banjari atau yang lebih dikenal dengan Datu Kelampaian ditutup untuk peziarah.

Dari pantauan jurnalis wartakota.net Selasa (21/7/20), suasana kubah Datu Kelampaian terlihat sepi.

Bahkan, para pedagang yang biasanya berjualan di sekitar lokasi makam juga tidak terlihat. Hanya kios atau lapak jualan mereka yang dalam kondisi seperti lama tidak digunakan.

“Sudah sekitar 4 bulan tidak berjualan, karena sepi tidak ada peziarah,” ujar Khadizah, salah satu pedagang di dekat area kubah Datu Kelampaian.

Walaupun ditutup untuk umum, ada saja peziarah yang datang untuk berziarah, meski hanya bisa di bagian luar makam atau kubah.

“Ada saja satu atau dua orang, tapi pintu masuk kubah ditutup. Mereka hanya di luar,” kata Khadizah.

Dengan ditutupnya makam Datu Kelampaian untuk umum, secara tidak langsung dampaknya sangat dirasakan oleh masyarakat setempat yang berjualan di area kubah tersebut.

Pasalnya, jika sebelumnya makam Datu Kelampaian selalu ramai didatangi para peziarah, maka saat ini suasananya menjadi sepi akibat virus corona. (sai)

What do you think?

Darmawan Jaya: Rumah Berperan Strategis Sebagai Sarana Pendidikan

Penikmat Aroma Lem Diamankan Satpol PP Banjar