Kelurahan Syamsudin Noor Punya Agrowisata Petik Melon

WARTAKOTA.NET – Kelurahan Syamsudin Noor Kecamatan Landasan Ulin, punya cara yang cukup inovatif untuk meningkatkan nilai jual buah melon yang ditanam oleh kelompok tani di sana. Mereka mengolah lahan pertanian melon yang ada di Jalan Tambak Tarap (Jalan Kasturi II) menjadi kawasan Agrowisata Petik Melon.

Kelompok Tani (Poktan) Ngudi Rahayu adalah salah satunya Poktan yang ada di kawasan Agrowisata Petik Melon itu. Diketuai oleh Saqim, Poktan Ngudi Rahayu memiliki lahan kurang lebih 30 hektar di sana. Jadi wajar saja jika Poktan ini merupakan salah satu penghasil tanaman hortikoltura dan sayuran terbesar di Kecamatan Landasan Ulin.

Buah melon siap panen di Agrowisata Petik Melon SyamNoor. Foto – Ist

Kelompok ini dibina serta dibimbing langsung oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Sudarta, yang berada di bawah binaan UPT. BPP Landasan Ulin yang selalu besinergi dengan KJF Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarbaru.

Adapun tanaman melon yang dipanen saat ini seluas kurang lebih 5 hektar dengan produktivitas 20 sampai 30 ton per hektar varitas STR.

Sugiyo, SP KJF DKP3 Banjarbaru mengungkapkan, apabila melon-melon ini di jual langsung ke para pedagang, harganya hanya Rp4000/Kilogramnya. Sedangkan dengan cara agrowisata petik melon, harganya bisa menjadi Rp8000/kg bayar di tempat.

“Tentunya dengan cara ini sangat membantu petani di saat masa pandemi Covid-19 seperti ini,” ujar Sugiyo.

Agrowisata petik melon ramai dikunjungi masyarakat tiap akhir pekan. Foto – ist

Sementara itu berdasarkan keterangan dari petani melon, setiap sorenya terutama di hari libur (Sabtu – Minggu) banyak pengunjung yang datang ke Agrowisata Petik Melon ini. Karena di agrowisata ini, para pengunjung bisa memetik melon langsung dari pohonnya.

Petani melon berharap ke depannya kawasan Agrowisata Petik Melon ini terus mendapat dukungan dari dinas terkait, terutama Pemerintah Kota Banjarbaru untuk dapat membantu memperbaiki jalan menuju lokasi kebun melon yang masih berlubang-lubang. Apalagi lokasi kebun melon ini sangat strategis karena sangat dekat dengan bandara di Jalan Lingkar Utara.

Selain tanaman melon, di tempat ini juga banyak dijual aneka sayuran, cabai, tomat, jagung, dan lain-lain.

Ke depannya, lokasi ini bisa dikelola secara lebih baik dan profesional oleh Poktan Ngudi Rahayu ke depannya, sehingga bisa menjadi salah satu objek agrowisata alternatif bagi masyarakat yang ingin berwisata alam sambil belanja sayur dan buah. (upk/tet)

What do you think?

Tinggalkan Balasan

Besok, KPUD Banjar Umumkan Penetapan Calon Bupati dan Wakil Bupati Banjar

3 Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Banjar Ditetapkan