Tawarkan Melon Berkualitas Unggulan

Kelompok Tani Harapkan Pengerasan Jalan Menuju Agrowisata

WARTAKOTA.NET – Anjloknya harga jual hingga sulitnya memasarkan buah melon, menjadi salah satu alasan tercetusnya ide untuk membuat Agrowisata Petik Buah Melon oleh Kelompok Tani (Poktan) Ngudi Rahayu. Hal ini didukung dengan melimpahnya hasil panen buah melon di lahan pertanian mereka di Jalan Kasturi II Kelurahan Syamsudin Noor, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru.

Salah seorang anggota Poktan Ngudi Rahayu, Yudi mengatakan bahwa agrowisata petik buah melon ini selalu ramai dikunjungi masyarakat sejak dibuka kurang lebih 3 pekan lalu.

Buah melon yang dijual berkualitas unggulan STR. Foto – Tet

Harga jual melon di agrowisata ini tambah Yudi juga cukup terjangkau, yakni Rp8.000 per kilogramnya dengan bobot rata-rata 1 hingga 3 Kg per buahnya.

“Walaupun dibandrol dengan harga murah, varietas melon yang ditawarkan merupakan jenis unggulan STR yang tidak kalah dengan kualitas melon lainnya,” terang Yudi.

Yudi melanjutkan, dengan luas lahan hampir setengah hektar, pengunjung dipersilakan memetik langsung buah melon mana yang dipilih untuk dibeli.

Kelompok Tani Ngudi Rahayu. Foto – Tet

“Untuk ke depannya insyaallah kegiatan seperti ini berlanjut,” ucapnya.

Ia juga berharap akses jalan menuju tempat wisata melon ini agar dapat menjadi perhatian pemerintah setempat.

“Kami Kelompok Tani Ngudi Rahayu berharap paling tidak ada pengerasan (jalan), biar orang enak mau menuju ke sini,” cetusnya.

Sementara Sukarno, salah seorang pengunjung melon di Agro Wisata Petik Buah Melon ini mengungkapkan bahwa ada rasa kepuasan tersendiri dengan memetik langsung melon di kebunnya.

“Dalam segi rasa buah melon yang ada di sini manis dan segar, apalagi siang-siang seperti ini,” ujarnya seraya menambahkan bahwa ia dan keluarga sengaja datang ke agrowisata ini untuk membuktikan sendiri kegiatan Panen Raya Melon. (tet)

What do you think?

Tinggalkan Balasan

Darmawan Jaya Kembalikan Fasilitas Negara

Lahan Kosong Dekat Permukiman Warga Ini Diduga Sengaja Dibakar