‘Teman Bus’ Siap Layani Warga Solo

WARTAKOTA.NET – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, menggelar peluncuran layanan transportasi perkotaan berbasis jalan yang diberi nama Teman Bus (Transportasi Ekonomis, Mudah, Andal, dan Nyaman), di Balai Kota Surakarta, Sabtu (4/7/20).

Sebelumnya, Teman Bus ini telah hadir di Palembang pada 2 Juni lalu.

Berdasarkan press release dari bagian Humas Ditjen Perhubungan Darat, Teman Bus ini merupakan program ‘Buy The Service’ (BTS), yakni dengan membeli layanan untuk angkutan massal perkotaan kepada operator dengan mekanisme lelang berbasis standar pelayanan minimal (SPM).

Peluncuran Teman Bus di Balai Kota Surakarta. Foto – Istimewa

Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat), Budi Setiyadi dalam keterangannya menyampaikan bahwa di Solo, Teman Bus akan melayani 4 koridor.

“Koridor 1 yakni Bandara Adi Sumarmo-Terminal Palur, Koridor 2 melayani Terminal Kerten-Terminal Palur, Koridor 3 Terminal Kartosuro-Tugu Cembengan, dan Koridor 4 Terminal Kartosuro-Terminal Palur via Terminal Tirtonadi. Dan saat ini masyarakat dapat menggunakannya secara gratis,” kata Budi Setiyadi.

Budi berharap dengan hadirnya Teman Bus di Solo, headway antar bus tidak lebih dari 10 menit.

“Masyarakat menunggu di halte itu tidak boleh lama. Jadi pasti 10 menit dan dapat menggunakan aplikasi (di ponsel) untuk mengecek lokasi bus,” ucapnya.

Teman Bus siap layani 4 koridor di Solo. Foto – Istimewa

Untuk dapat menggunakan Aplikasi Teman Bus di ponsel lanjut Budi, para pengguna dapat mengunduh aplikasinya di Playstore dan Appstore.

Program BTS ini menggunakan bus sedang berkapasitas 40 penumpang dengan tipe low entry dan high deck untuk mendukung disabilitas kursi roda.

“Kita harus mengakomodir teman-teman disabilitas. Bus ini dilengkapi 2 pintu di depan dengan low entry dan belakang dengan high deck,” tuturnya lagi.

Saat ini terang Budi, Teman Bus baru mulai beroperasi di 2 koridor. Namun nantinya tetap akan beroperasi penuh 4 koridor.

“Selain di Palembang dan Solo, diharapkan dalam waktu dekat, program BTS yang di Jogja, Medan, dan Denpasar juga akan beroperasi,” urai Dirjen Budi.

Pengembangan Angkutan Umum Massal Berbasis Jalan di wilayah perkotaan merupakan program yang dirancang oleh Direktorat Angkutan Jalan Ditjen Hubdat, agar dapat mengintervensi pengembangan angkutan umum perkotaan di Indonesia, sehingga muncul terobosan yang inovatif dan responsif terhadap program bantuan bus selama ini yang dinilai kurang berhasil.

Oleh karena itu dengan konsep BTS yang didukung dengan Manajemen Pengelola yang akan melaksanakan monitoring dan evaluasi dengan menggunakan sistem operasional kendaran  yang meliputi: sistem operasional, sistem pemeliharaan, sistem pengelolaan keuangan dan sistem SDM yang didukung dengan digitalisasi secara real time, serta diharapkan menuju angkutan umum yang lebih profesional.

Dengan kehadiran program BTS Teman Bus ini, Walikota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo selaku tuan rumah berterima kasih atas kehadiran Teman Bus.

“Solo diberi hadiah utama karena termasuk dari 5 wilayah yang mendapatkan pelayanan BTS ini. Negara hadir memberikan pelayanan transportasi yang aman dan nyaman,” kata Hadi.

Tak lupa, atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Surakarta, F.X. Hadi Rudyatmo menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Dirjen Hubdat yang telah memberikan pelayanan yang lebih nyaman dan luar biasa kepada masyarakat.

“Rencananya pada 17 Agustus (nanti) akan jalan koridor 1 dan 2,” ujar Rudy, -sapaan Walikota Surakarta-, dalam acara tersebut.

Dalam peluncuran Teman Bus di Surakarta, Dirjen Budi didampingi oleh Direktur Angkutan Jalan Ahmad Yani, Direktur Prasarana Transportasi Jalan Risal Wasal, serta Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) X Wilayah Jateng-DIY, Prasetyo Kentjono. (HS/PTR/EI)

Buang Sampah Tidak Pada Waktunya, Sanksi Menanti

Anggota Dewan Minta Rumah Sakit Ditutup Sementara